I.I Titik Pembuka

Kita mundur sejenak ke awal pertemuan kita, awal yang gak akan pernah aku sangka kalau semuanya akan membawa kita sampai di titik ini. Pertemuan kita yang gak pernah aku bayangkan sebelumnya, aku cuma mengenal kamu sebagai seseorang yang bisa aku ajak untuk berbagi keseruan, canda tawa serta pelipur lara. Tanpa ada tujuan, hanya sekedar saling menyemangati satu sama lain.

Tapi aku ingat betul satu kalimat yang buat aku berfikir untuk kembali membuka hatiku yang udah aku coba kunci itu, satu kalimat yang mungkin kalau didenger terkesan sembarangan dan cuma asal ucap tapi berhasil membuat kita berani untuk saling mengungkapkan perasaan yang lebih dalam lagi.

Aku gak akan pernah sangka kalau setelahnya notifikasi dari kamu jadi notifikasi yang paling aku tunggu sekarang. Rasanya aku gak bisa nunggu satu detikpun terlewatkan waktu liat pop up chat kamu, aku bener bener gak sabar buat ngobrol terus sama kamu. Dan saat itu juga aku mulai yakin kalau sekarang kamulah tujuanku. Titik pembuka lembaran baruku yang aku harap bisa kita isi dengan semua coretan warna warna indah ke depannya.

I.II Kesan Jumpa

Sejak awal pertemuan kita, gimana sih cara aku memandang kamu? tentunya aku lihat kamu sebagai orang yang sangat ceria, kamu selalu dengerin cerita orang orang di sekitar kamu, kamu menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi, kamu juga seorang yang responsif. Tapi aku bahkan gak pernah kepikiran kamu bisa bombardir DM-ku dengan semua kebawelan kamu malam itu, aku tau kamu lagi bersemangat karena jawabanku yang malah menjadi benang penyambung antara perasaan kita.

Waktu pertama kamu ajak aku ke akun utama kamu, bahkan setelah tau chara kamu disana aku gak pernah berfikir sedikitpun kalau akhirnya bisa ada di titik ini sama kamu. Aku hanya memandang kamu sebagai teman yang seru, ceriwis, bawel dan perhatian pada saat itu. Tapi kesan jumpa gak akan selamanya sama dengan seiring berjalannya waktu, banyak yang berubah seperti kisah kita, kisah kita yang baru kita mulai. Namun aku yakin ini awalan yang baik dan akan selalu baik ke depannya karena aku bahagia selama ada kamu di sisiku. Teruntuk Nilawarsaku, aku gak akan pernah menyesal bertemu dengan kamu, bahkan jika harus mengulang 1000 pertemuan aku bakal selalu datang untuk bertemu kamu.